EVERY DAY IS A GRAT DAY. Default writing direction.
Some text. Right-to-left direction.
-->

Saturday, March 3, 2012

PosThink

Kenapa emosi bisa sedemikian kuat mempengaruhi seseorang? Fisik dan psikis tentunya...
Orang dalam kondisi suntuk, bad mood, atau yang sekarang ngetren dengan istilah "galau" sering kali jadi tidak fokus terhadap apa yang seharusnya dia kerjaan.
Tapi apa sih yang paling sering bikin orang galau??
Sebagian besar para "galauer" akan menjawab --> lagi banyak pikiran
Hmmm... campur aduk pikiran dengan berbagai tingkat keruwetan dan kompleksitas masalah plus orang yang terlibat di dalamnya.
Dan diantara kecamuk pikiran, seringnya ada satu penyakit yang ikutan nyempil di dalamnya. namanya NETI a.k.a "Negative Thinking" atau su'udzon.
Percaya gak sih kalau sakit fisik itu juga bersumber dari psikis alias penyakit hati??
Well.. anggap saja percaya. Dari pengalaman pribadi nih, kalau si neti udah mulai menggeliat di pikiran kita, kita bisa menghabiskan waktu kita untuk memikirkan "sesuatu" yang menjadi sasaran neti itu sendiri. Simpelnya gini nih, kita punya pikiran buruk tentang orang lain. menghabiskan waktu untuk merenungi "Kenapa dia/mereka bisa berbuat seperti itu?? Jangan-jangan dia melakukan hal buruk ini-itu?? Ternyata dia/mereka jahat ya, gak suka sama aku?? Rupanya dia/mereka suka banget sih pamer, cari muka, sok ngartis...."dan sederetan daftar pemikiran yang jelek-jelek lah tentang sesosok atau banyak sosok itu. Padahal yang dipikirkan belum tentu melakukan semua hal itu. Lama-lama muncul rasa tidak senang dengan keberadaan sosok-sosok itu, tidak nyaman, dan selalu dihantui pikiran buruk *su'udzon
Gawatnya kalau realitanya kita diharuskan bertemu dengan sosok-sosok itu dengan intensitas pertemuan yang cukup tinggi. Hmm... bukannya kerjaan beres, malah sibuk ngurusin pikiran yang melulu berkicau tentang hal yang buruk dan perasaan mulai sesek plus sumpek.
Hal-hal yang seperti inilah yang bukin capek pikiran, capek hati, dan akhirnya capek fisik. Bukan bermaksud ngiklan, tapi kenyataannya di televisi pun pernah diungkap oleh Ustadz D**u bahwa penyakit-penyakit seperti batu ginjal, maagh, asam urat, stroke dsb itu sebenarnya bersumber dari hati dan penyakit yang menggerogotinya.
Begitu hebatnya efek galau sampai bikin aktivitas kacau balau
Begitu dahsyatnya negative thinking sampai bikin kepala pening
Begitu gampangnya su'udzon membuat hidup kita terasa kosong
ckckck......


Sadar atau tidak, orang yang kita benci sesungguhnya telah menyita waktu kita untuk memikirkannya, mencari-cari kesalahannya, dan membuatnya menjadi dekat di hati kita -bahkan melebihi orang yang kita sayangi di sekitar kita- (saffa, 2011)


Kita terlalu disibukkan dengan pikiran-pikiran tentang orang-orang yang sejatinya "tidak terlalu penting" bagi kita.Sudah menjadi kodrat seseorang untuk hidup dalam sisi hitam dan putih. Sangat wajar seseorang kadang "terkesan" menyakitkan, tidak menyenangkan, dan melakukan banyak kesalahan. Ya memang seperti itulah bagaimana adanya.
Tapi jangan lupa dibalik itu semua setiap orang memiliki sisi putih yang bisa senantiasa berkilau dan bercahaya. Jika kita tidak menemukannya , bukan berarti orang tersebut tidak memilikinya, hanya saja mungkin "enggan" menampakkannya di hadapan kita.
So, just keep positive thinking to pass every seconds of our life.
It's better to create a good impression of other people in our mind and keep the sweet moment of them than think the negative tings of those person and always remembering the bitter memories of us(saffa, 2012)

No comments:

Post a Comment